Hadiri Pemakaman Alm.Gus Sholah,Berikut Sambutan Menkopolhukam RI

0
209

Indomitramedia.com-Nasional

Kegiatan pemakaman Dr.Ir.H.Salahudin Wahid (Gus Sholah) Pengasuh pondok pesantren tebuireng Jombang Cucu Hadratussyaikh K.H. M Hasyim Ashari adapun kegiatan sebagai berikut :

A. Adapun para tokoh dan pejabat yg hadir antara lain:
1. Prof. H. MAHFUD MD ( Menkopolhukam RI )
2. Hj. KHOFIFAH INDAR PARAWANSA ( Gubernur Jatim )
3. EMIL ELISTIANTO DARDAK ( Wakil Gubernur Jatim )
4. TAJ YASIN MAEMUN ( Wakil Gubernur Jateng )
5. Hj. MUNDJIDAH WAHAB (Bupati Jombang)
6. SUMRAMBAH ( Wakil Bupati Jombang)
7. AKBP BOBY PALUDIN TAMBUNAN, SIK, SH, MH ( Kapolres Jombang )
8. Letkol ARM BENY SUTRISNO (Kasrem 082 CPYJ)
9. Letkol INF TEGUH WIBOWO (Kasi Intel Korem 082 /CPYJ)
10. H. SOEKARWO ( Watimpres / Mantan Gubernur Jatim )
11. M. NUH ( Mantan Menristek Dikti RI )
12. KH. MUSTOFA BISRI ( Gus Mus )
13. HOTMAN PARIS HUTAPEA ( Pengacara )
13. Drs. MUHAIMIN ISKANDAR ( Ketua Umum PKB )
14. Prof. Dr. H. HAEDAR NASHIR ( Ketua PP Muhammdiyah ).
15. Irjen Pol Purn. MAHFUD ARIFIN ( Mantan Kapolda Jatim ).
16. ANIS BASWEDAN ( Gubernur DKI Jakarta )

B. Rangkaian kegiatan sebagai berikut :
1. Pada jam 13.03 Wib jenazah Alm. Dr. ( Hc ). Ir. KH Salahuddin Wakhid (Pengasuh PP. Tebuireng ) tiba di Ponpes Tebuireng dengan menggunakan kendaraan Ambulance RS Bhayangkara Polda Jatim No.Pol : 27310-X dan disemayamkan di ndalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng Jln. Irian Jaya No.10 desa Cukir Kec. Diwek Kab. Jombang.
2. Pada jam 13.40 Wib Jenazah dibawa ke masjid Ponpes Tebuireng untuk dilakukan sholat jenazah.
3. Pada jam 14.25 Wib Sholat jenazah sudah selesai dilakukan dan dilanjutkan prosesi pemakaman di Komplek penakaman.
4. Pada jam 14.40 Wib dilakukan prosesi pemakaman di Komplek pemakaman Ponpes Tebuireng Diwek Jombang dipimpin oleh KH. MASDUKHI ABDURRAHMAN.
5. Pada jam 14.46 Wib dilanjutkan sambutan :
a. KH Abdul Hakim Mahfudz :
– Hari ini kita mengantar pemakaman KH Solahudin Wahid, hari ini bagi keluarga besar dzuriyah KH Hasyim As’ari merupakan cobaan yang besar dari Alloh SWT.
– Maka kita kembalikan semau kepada Alloh SWT.
Cobaan bagi keluarga besar PP Tebuireng, alangkah kita bahagian dengan kehadiran, tidak bisa menyangsikan bahwa kehadiran panjenengan semua sangat mendukung bagi keluarga PP Tebuireng, ini dukungan moral bagi kami dan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
– Almarhum adalah sosok yang iklas falam meningkatkan kwalitas Pendidikan PP Tebuireng hingga PP Tebuireng sudah sangat jauh berkembang.
– Sebagai ulama, dengan dipanggilnya ulama merupakan satu musibah yang besar dan jadi peringatan bagi kita untuk mampu meningkatkan kwalitas pendidikan anak² kita.
– Dalam hubungan semasa hidup apabila masih ada sangkut paut tanggungan mohon diselesaikan dengan kami keluarga, dan apabila dalam keseharian beliau ada yg kurang berkenan dihati hadirin mohon dimaafkan.
– Kami sampaikan terima kasih atas kehadiran, dukungan moral serta doa hadirin semua, mudah²an dibalas oleh Allah SWT

b) Sambutan Gubernur Jatim :
– Innalilahi wainnailaihi roji’un, yg terhormat bapak Menkopolhukam , seluruh dzuriyah KH Hasyim Asy’ari
– Atas nama pemerintah dan rakyat prop Jatim kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam.
– Pesan beliau adalah PR kita adalah persatuan, karena begitu pentingnya Persatuan bagi bangsa Indonesia.
– Beliau ingin rumah sakit pesantren Tebuireng dapat berkembang
– Pesan beliau yang lain adalah semoga pendidikan tebuireng terus berkembang.
– Semoga beliau dipanggil dalam panggilan kesayangan oleh Allah SWT, bersma hamba yang dicintai Allah SWT, bersama ahli surganya Allah SWT.

c) Sambutan Prof Mahfudz MD selaku sahabat Almarhum :
– Hari ini kita telah kehilangan satu tokoh panutan yg slalu memberi solusi bagi masalah bangsa.
– Sesuai amanah beliau bahwa semua yg bersifat duniawi akan ditinggalkan, kita yakin beliau akan datang kehadapan Allah SWT dengan keadaan yang baik dan hati yang damai.
– Insya’aloh Gus Sholah datang menghadap ke Allah SWT dengan hati yang damai
– Selamat jalan Gus Sholah.

d) Sambutan Bpk. Prof Dr. Haidar Natsir Ketua PP Muhamadiah :
– Pada sore hari ini kami keluarga besar Muhammadiyah dan kita semua menjadi saksi kepergian kehadirat Allah SWT tokoh yg sederhana, banyak bersilaturahim, berjiwa wasatiah, selalu mencari solusi untuk masalah umat dan bangsa beliau adalah KH Sholahuddin Wahid.
– Kami merasa kehilangan karena masih banyak masukan yang akan kami harapkan dari beliau
– Teringat ketika pemilu yang lalu betapa beliau merajut keutuhan dengan menggelar silaturahmi ke segenap element bangsa. dengan mengajak kami tanpa diketahui oleh khalayak.
– Pada tanggal 12 Januari lalu, ketika Gus Sholah silaturahmi ke Jogja, kita sedang membuat film bersama NU dan Muhammadiyah demi merajut persatuan diantaranya.
– Beliau ingin Film ini tuntas, tapi Allah menghendaki jalan terbaik bagi Gus Sholah pada tanggal 2 Pebruari tepat waktu lounching film jejak ulama beliau dipanggil kehadirat Allah SWT.
Semoga Alloh SWT menerima segala kebaikan Gus Sholah.

Doa oleh KH Mustofa Bisri,
– Kami yang merasa menjadi umat Indonesia hari ini kita kehilangan seorang pejuang yang Mukhlis dan ikhlas demi keselamatan bangsa Indonesia.
– Salah satu hal yang sulit diwujudkan dalam perjuangan adalah keikhlasan.
– Beliau adalah orang yang ikhlas, yang mampu mengejawantahkan keikhlasan itu bukan hanya dalam bentuk ceramah, untuk itu kita tidak perlu cemas melepas beliau bersma keluarga yang telah mendahuluinya.
– NU kehilangan tokoh yang ikhlas demi keutuhan bangsa
– Mari kita lepas bapak bangsa ini dengan doa.
– Dilanjutkan pembacaan doa bagi jenazah.

C. Pada jam 15.20 Wib dilanjutkan giat tabur bunga sekaligus prosesi pemakaman selesai .

(rls/Redaksi IMM Heri Purwanto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here